parkjiyoung

Just another WordPress.com site

Wirausahawan sukses dilingkungan RT

Pelaku wirausaha  : Bapak Khailani

Umur                      : 48 tahun

Pekerjaan               : wirausahawan dan pegawai Garuda Indonesia

Alamat                    : Jl. H. Saman rt09/08 no. 1001 kel. Tugu kec. Cimanggis kota Depok 16951

Usaha                     : kounter Pulsa, Mini Market 1001, toko pakaian dan bengkel sepeda (akan datang)

 A.     9 Aspek Kewirausahaan

 

  1. Peluang Usaha Baru

Peluang usaha baru adalah momentum atau kesempatan yang pasti bisa didapatkan seseorang atau lebih dengan mengandalkan potensi diri yang ada dan dengan memanfaatkan paradigma waktu demi. Saat pertama Wirausahawan membuka usaha adalah usaha kounter pulsa dimana lingkungan sekitar tidak ada yang memiliki usaha yang sama. Setelah usaha tersebut terbilang sukses, wirausahawan membuka usaha baru yaitu mini market yang dikemas secara apik dengan lokasi yang strategis yaitu tepat disamping TK, SD, asrama putri dan diseberang lapangan futsal.  Sekarang, wirausahwan juga mengembangkan usahanya yaitu usaha laundry dan toko pakaian yang berlokasi tetap disamping mini market, usaha pertamanya.

 2. Pembiayaan

Pembiayaan atau financing, yaitu pendanaan yang diberikan oleh suatu pihak kepada pihak lain untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik dilakukan sendiri maupun lembaga. Dengan kata lain pembiayaan adalah pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang telah direncanakan. Pembiayaan secara luas berarti financing atau pembelanjaan yaitu pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik dilakukan sendiri maupun dikerjakan oleh orang lain. Wirausahawan menggunakan untung hasil dari usaha sebelumnya untuk membuka usaha baru yang lebih besar dan lebih menguntungkan. Wirausahawan juga menggunakan pinjaman bank yang sudah dibayar lunas 3 bulan setelah usaha dibuka.

 3. Pemasaran

Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahaan baik itu perusahaan barang atau jasa dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Hal tersebut disebabkan karena pemasaran merupakan salah satu kegiatan perusahaan, di mana secara langsung berhubungan dengan konsumen. Maka kegiatan pemasaran dapat diartikan sebagai kegiatan manusia yang berlangsung dalam kaitannya dengan pasar. Wirausahawan melakukan pemasaran pada saat pertama kali memulai usaha dengan mengundang ibu-ibu pengajian. Wirausahawan juga menggunakan neon box untuk menunjukan bahwa wirausahawan memulai usaha mini market.

 4. Kepemilikan

Kepemilikan adalah kekuasaan yang didukung secara sosial untuk memegang kontrol terhadap sesuatu yang dimiliki secara eksklusif dan menggunakannya untuk tujuan pribadi. Awalnya, wirausahawan membuka usaha counter untuk anak pertamanya yang tidak kunjung mendapat pekerjaan. Setelah usaha berjalan lancer dan usaha mulai berkembang, wirausahawan mengambil alih kepemilikan usaha dengan wirausahawan sebagai pemilik utama dengan pemilik modal  terbesar.

5. SDM (Sumber Daya Manusia)

Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi. Wirausahawan mempekerjakan sekitar 4 orang karyawan. 2 orang dibagian counter pulsa dan penjaga kasir mini market. 1 orang dibagian laundy dan 1 orang bekerja di toko pakaian.

 6. Organisasi

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Wirausahawan tidak mengikuti organisasi tertentu.

 

 

 7. Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain atau sekelompok orang ke arah tercapainya suatu tujuan organisasi yang telah disepakati bersama sebelumnya. Kepemimpinan adalah proses mengarahkan perilaku orang lain kearah pencapaian suatu tujuan tertentu. Pengarahan dalam hal ini berarti menyebabkan orang lain bertindak dengan cara tertentu atau mengikuti arah tertentu. Wirausahawan yang berhasil merupakan pemimpin yang berhasil memimpin para karyawannya dengan baik. Seorang pemimpin dikatakan berhasil jika percaya pada pertumbuhan yang berkesinambungan, efisiensi yang meningkat dan keberhasilan yang berkesinambungan dari perusahaan. Wirausahawan memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Wirausahawan tidak pernah terjun langsung melayani konsumen tetapi wirausahawan berkerja dibalik layar seperti mengurus keuangan dan ketersedian barang.

 8. Evaluasi usaha

Evaluasi Usaha adalah Suatu aktivitas untuk melakukan analisis kinerja suatu usaha bisnis. Evaluasi usaha prinsip dasar utamanya adalah membandingkan rencana usaha yang telah dibuat sebelum kegiatan dimulai dengan apa yang telah dicapai pada akhir masa produksi. Melakukan evaluasi kemajuan usaha merupakan proses yang berlangsung terus menerus dan berkesinambungan. Evaluasi berangkat dari kegiatan montoring setiap proses dalam usaha yang dijalankan, dari hasil monitoring dapat dibuat analisis kemajuan, kemunduran dan pencapaian apa yang sudah dilaksanakan. Evaluasi dan monitoring bagi seorang enterpreneur sekaligus menjadi sarana belajar dan proses mengupgrade diri. dalam proses inibisa jadi ditemukan hal-hal baru dan strategi baru mencapai sukses bisnis. Hal tersebut adalah hal yang selalu dilakukan wirausahawan setiap hari minggu sebelum toko dibuka. Itulah alasan mengapa setiap hari minggu toko buka lebih terlambat yaitu jam 8 jam yang biasanya buka pada jam 6.30 pagi.

 9. Pengembangan usaha

Pengembangan usaha adalah tugas dan proses persiapan analitis tentang peluang pertumbuhan potensial, dukungan dan pemantauan pelaksanaan peluang pertumbuhan usaha, tetapi tidak termasuk keputusan tentang strategi dan implementasi dari peluang pertumbuhan usah. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, wirausahawan melakukan pengembangan usaha dengan membuka usaha baru seperti usaha laundry, toko pakaian dan bengkel sepeda yang akan dibuka tahun depan.

 B.     Kesuksesan

 1. Kebutuhan pokok

 

1)     Sandang

Sandang adalah pakaian yang diperlukan oleh manusia sebagai mahluk berbudaya. Dalam hal ini, wirausahawan dan keluarga mengatakan bahwa kebutuhan sandang sudah sangat terpenuhi, terlebih lagi wirausahawan memiliki usaha tambahan yaitu toko pakaian. Dengan kata lain, bisa dilihat bahwa wirausahawan memiliki kebutuhan sandang yang tercukupi. Wirausahwan bisa mencocokan pakaian apa yang harus dipakai seperti  pakaian kerja, pakaian rumah, untuk tidur dan sebagainya ditempat yang sesuai.

 

 

 

2)     Pangan

Pangan adalah kebutuhan yang paling utama bagi manusia.Pangan dibutuhkan manusia secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Wirausahawan mengatakan bahwa beliau Alhamdulillah tidak kekurangan dalam hal pangan walau beliau harus memberikan pangan untuk sekitar 12 orang yang tinggal dan bekerja dirumahnya.  Terlebih lagi wirausahawan memiliki usaha mini market. Wirausahawan bisa mengambil terlebih dahulu di toko dan menbayarnya ketika memiliki uang.

 

3)     Papan

Papan adalah kebutuhan manusia untuk membuat tempat tinggal. Pada awalnya fungsi rumah hanya untuk bertahan diri. Namun lama kelamaan berubah menjadi tempat tinggal keluarga. Karena itu kebutuhan akan memperindah rumah semakin ditingkatkan. Wirausahawan bisa disebut memiliki rumah yang cukup besar diantara lingkungan sekitar. Rumah yang dilengkapi garasi yang bisa memuat 3 mobil dan 5 motor, taman dan kolam renang dibelakang rumah bisa disebut rumah mewah.

 2. Hutang atau cicilan

Hutang atau cicilan adalah sesuatu yang dipinjam. Hutang adalah Kewajiban suatu badan usaha / perusahaan kepada pihak ketiga yang dibayar dengan cara menyerahkan aktiva atau jasa dalam jangka waktu tertentu sebagai akibat dari transaksi di masa lalu. Sepertyi yang sudah disebutkan sebelumnya, pada masa-masa awal pengembangan usaha mini market, wirausahawan meminjam sejumlah dana kepada bank dan sudah dikembalikan 3 bulan setelah memulai usaha. Wirausahawan tidak menyebutkan jumlah tetapi beliau mengatakan  bahwa jumlahnya tidak banyak. Ketika ditanya apakah beliau memiliki hutang atau cicilan, beliau mengatakan bahwa beliau tidak mimiliki hutang atau cicilan pada saat ini dan beliau tidak memiliki kartu kredit. Setiap barang yang beliau beli selalu dibayar cash karena beliau tidak suak berhutang karena akan membebankan keluarganya jika beliau tiba-tiba meninggal atau tidak mampu membayar.

 3. Manfaat untuk orang lain

Wirausahawan mempekerjakan sekitar empat orang dalam menjalankan usahanya. dua orang bekerja di mini market, satu orang bekerja di laundry dan satu orang bekerja di toko pakaian. Beliau mengatakan bahwa setiap karyawan digaji Rp. 500.000 setiap bulan belum ditambah bonus jika mereka bekerja dengan baik. Wirausahawan juga memberikan hari libur sebanyak 5 hari setiap bualan kepada karyawannya. Buruh, Tenaga Kerja atau Karyawan pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik berupa uang maupun bentuk lainya kepada Pemberi Kerja atau Pengusaha atau majikan. Pada dasarnya, buruh, Pekerja, Tenaga Kerja maupun karyawan adalah sama. namun dalam kultur Indonesia, “Buruh” berkonotasi sebagai pekerja rendahan, hina, kasaran dan sebagainya. sedangkan pekerja, Tenaga kerja dan Karyawan adalah sebutan untuk buruh yang lebih tinggi, dan diberikan cenderung kepada buruh yang tidak memakai otot tapi otak dalam melakukan kerja. akan tetapi pada intinya sebenarnya keempat kata ini sama mempunyai arti satu yaitu Pekerja. hal ini terutama merujuk pada Undang-undang Ketenagakerjaan, yang berlaku umum untuk seluruh pekerja maupun pengusaha di Indonesia.

 4. Gaya hidup

Gaya hidup adalah perilaku seseorang yang ditunjukkan dalam aktivitas, minat dan opini khususnya yang berkaitan dengan citra diri untuk merefleksikan status sosialnya. Gaya hidup merupakan frame of reference yang dipakai sesorang dalam bertingkah laku dan konsekuensinya akan membentuk pola perilaku tertentu. Terutama bagaimana dia ingin dipersepsikan oleh orang lain, sehingga gaya hidup sangat berkaitan dengan bagaimana ia membentuk image di mata orang lain, berkaitan dengan status sosial yang disandangnya. Untuk merefleksikan image inilah, dibutuhkan simbol-simbol status tertentu, yang sangat berperan dalam mempengaruhi perilaku konsumsinya. Wirausahawan dan keluarga memiliki gaya hidup yang terbilang tidak terlalu mencolok. Istri wirausahawan ikut mengikuti pengajian setiap malam jumat bersama dengan ibu-ibu dilingkungan sekitar. Mencerminkan bahwa keluarga wirausahawan masih berbaur dengan lingkungan sekitar. Wirausahawan juga mengatakan bahwa beliau tidak terlalu menyukai gaya hidup mewah. Mobil dan motor yang beliau punya adalah mobil second.

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: